header niko 728 x 90

Sabtu, 27 Februari 2016

Jangan Lihat Orang dari sisi luarnya, tetaplah rendah hati, pasti membahagiakan

Banyak orang tidak terlalu memperhatikan penampilan, meskipun mereka berkemampuan. Mereka menganggap, perbuatan lebih penting daripada penampilan. Untuk topik yang satu ini, ada cerita dari USA yang cukup menarik, semoga berkenan dan bermanfaat untuk kita semua.

                             
Sepasang suami istri dgn pakaian sederhana dtg ke kantor pimpinan Harvard University utk bertemu dg rektor.
Namun sekretaris yg memandang RENDAH mreka berkata: "Beliau hari ini sibuk". Sang wanita menjawab "Kami akan menunggu."
Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mrk dgn sengaja spy pasangan tsb akan patah semangat & pergi.
Namun pasangan ini ttp menunggu. Akhirnya dgn terpaksa sekretaris memperboleh kan mrk menghadap pimpinan. 

Dgn wajah galak Sang Rektor menemui pasangan tsb krn mnganggap mrk mengganggu kegiatannya.
Sang wanita berkata dgn penuh harap "Setahun lalu.. putra kami yg kuliah disini meninggal krn kecelakaan.. apakah kami boleh mendirikan suatu bentuk peringatan untuknya di kampus ini ?"
Sang pemimpin Harvard menjadi MARAH dan menjawab dgn kasar "Jika kami mengijinkan pendirian tugu utk setiap mahasiswa Harvard yg meninggal, tempat ini akan menjadi spt kuburan !"
Sang wanita menjelaskan "Kami tdk ingin mendirikan tugu peringatan, kami ingin mendirikan gedung utk Harvard."
Sang pemimpin terkejut. Dia melirik lwt ujung matanya pd pakaian usang yg mrk kenakan dgn setengah berteriak berkata "Kalian perlu lbh dr 7,5 juta dolar hanya utk bangunan fisik Harvard !"
Sang wanita menoleh pd suaminya dan berkata pelan "Kalau hanya sebesar itu biaya utk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja ?"
Suaminya mengangguk lalu mrk pergi.

Mr. & Mrs. Laland Stanford inilah yg kemudian mendirikan Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di USA.
Msh banyak dari kita yg suka berlaku spt Rektor Harvard dan sekretarisnya, menghakimi berdasarkan apa yg dilihat / apa yg di pikiran.
Banyak orang yg kita anggap remeh, malah memiliki kemampuan utk secara luar biasa menolong kita dgn bermacam cara.
Mr. & Mrs. Laland Stanford


JANGAN KITA SELALU MERENDAHKAN ORG LAIN, SAAT MELIHAT PENAMPILANNYA....
•DON'T JUDGE THE BOOK JUST FROM THE COVER•







Rabu, 24 Februari 2016

Einstein juga bisa lupa dan bergurau, apa iya???

Meskipun Prof.Albert Einstein orangnya pintar dan seriusan, tenyata juga bisa kok berseloroh alias bergurau. Berikut ceritanya:
Einstein pernah bepergian dari Princeton di kereta ketika kondektur turun lorong, memeriksa tiket setiap penumpang. 
Ketika ia mendatang ke Einstein, Einstein merogoh saku rompinya. Dia tidak bisa menemukan tiketnya, sehingga ia mencapai di saku celananya.
Itu tidak ada, jadi  tampaknya ada di tasnya tapi tidak bisa menemukannya.
Kemudian ia cari di kursi di sampingnya.
Dia masih tidak bisa menemukannya.
konduktor mengatakan,
'Dr. Einstein, saya tahu siapa Anda.
Kita semua tahu siapa Anda.
Saya yakin Anda membeli tiket.
Jangan khawatir tentang hal itu. "
Einstein mengangguk penuh penghargaan.
Konduktor terus menyusuri lorong meninjau tiket.
Saat ia sudah siap untuk pindah ke mobil berikutnya,
ia berbalik dan melihat fisikawan besar
mencari di bawah tempat duduknya untuk tiketnya.
Kondektur bergegas kembali dan berkata,
'Dr. Einstein, Dr. Einstein, jangan khawatir,
Saya tahu siapa Anda. Tidak masalah.
Anda tidak perlu tiket.
Saya yakin Anda membeli satu. '
Einstein menatapnya dan berkata,
'Anak muda, aku juga, tahu siapa aku.
 
Apa yang saya tidak tahu di mana aku akan turun. Itu sebabnya saya mencari tiket saya ".
Jadi pemirsa eeehhh pembaca yang budiman, Einstein sebagai seorang jenius dan fisikawan terkenal sering lupa dan bingung, karena itu adalah manusiawi. Jadi kalau kita kadang mengalaminya, santai aja, orang terpintar sejagad juga mengalaminya. Semoga menginspirasi ya dan hidup kita menjadi lebih happy. Terima kasih.